Kamis, 25 September 2008

pirdot

Nama panggilanku sebenarnya Prida, tapi Oppung Doli-ku (kakek) selalu memanggil aku pirdot. Dan adik2ku menggunakan nama ini untuk mengejek aku. Waktu masih sekolahan, kalo abis berantam trus mereka kalah maka mereka akan bilang pirdot. Oppung Boru (nenek), Mama, Tulang dan Tante juga manggil aku pirdot, kalo aku mulai menjengkelkan mereka.

Setelah aku menikah Suamiku ikut2an juga, pirdot menjadi panggilannya untukku (selain sayang). "dot dah makan?", "lagi ngapain dot?" atau "pulang jam berapa dot?". Dan kalau aku membuatnya kesal atau marah maka pirdot-nya jadi kuadrat. Dia akan bilang : pirdott pirdott (huruf "t" jadi double dan tanpa diikuti kata2 lain). Dia ga pernah manggil nama aku atau sebutan adek.

Apa sih pirdot itu? Dulu aku pikir karena namaku "prida" jadi plesetannya "pirdot". Ternyata bukan. Oppung Doli aku kasih nama pirdot karena alasan lain.

Dulu sewaktu Oppung Doli aku masih hidup, aku pernah dikasih tau apa itu pirdot. Katanya pirdot itu buahnya kecil. Nah karena aku orangnya kecil jadi dia bilang aku seperti pirdot.

Aku dulu kesal bgt kalo udah dipanggil pirdot, ga enak bgt, marah aku bisa semakin menjadi2. Tapi sekarang ga lagi, karena itu nama panggilan yang dikasih Oppung Doli aku dan sekarang dipakai Suami aku juga. Ya paling tidak, itulah kenang2an yang bisa diberikan Oppung Doli aku.

0 komentar: