Kamis, 21 Agustus 2008

bersyukur

Ketika keinginanku tercapai seringkali aku lupa berterima kasih, lupa pada Tuhan yang sudah memberikan. Ketika keinginanku tidak tercapai, aku seringkali menggerutu, kesal dan marah. Aduh ... koq gini sih Tuhan? Wah baru ingat Tuhan. Uhh... sungguh keterlaluan. ketika senang lupa berterima kasih, ketika susah malah menggerutu pake marah lagi. Bah kejamnya. Ah, betapa tidak bersyukurnya aku, seharusnya susah atau senang aku harus tetap mengingat Tuhan. Susah atau senang, Dia tetap bersamaku. Susah atau senang semuanya tak luput dari pantauanNya. Semua yang terjadi adalah rencanaNya. Dan semuaya itu "Indah Pada Waktunya". Dan ketika keinginan kita tak diberikanNya, kita juga harus bersyukur.

Waktu aku masih sekolah, aku pingin punya motor. Coba seandainya Tuhan kasih, wah... aku pasti masuk rumah sakit. Namanya anak sekolah, pasti balap2an, keluyuran...ihhhh... dulu sih ga kepikiran ngeri, setelah sekarang aku liat anak2 yang masih pake seragam balap2an di jalan, aduh kesalnya... bukan hanya membahayakan nyawa dia aja, tapi sekitarnya juga.

Nah, setelah sekarang baru aku merasa bersyukur, kenapa keinginan2ku tidak dipenuhi Tuhan. Aku bersyukur atas susah dan senang yang Tuhan berikan, karena aku tahu, baik di waktu susah atau di waktu senang Tuhan tetap bersamaku.

0 komentar: